23 April 2007

10 Best Ideas of Leonardo Da Vinci

clipped from www.livescience.com
Mirror Writing
Da Vinci sure liked mirror writing: most of his journals are scrawled in reverse.
clipped from www.livescience.com
Scuba Gear
Proving the artist was also practical, the suit included a pouch the diver could urinate in.
clipped from www.livescience.com
The Revolving Bridge
Da Vinci thought his revolving bridge would be best used in warfare
clipped from www.livescience.com
The Winged Glider

Da Vinci’s imagination was filled to capacity with ideas for flying machines, including several gliders equipped with flappable wings
clipped from www.livescience.com
The Triple-Barreled Cannon

More thinker than fighter, Da Vinci’s distaste for conflict didn’t stop him from dreaming up designs for more efficient cannons like this one. His jacked-up triple-barrel would have been a deadly weapon on the battlefield, fast and light with lots of extra fire power.
clipped from www.livescience.com
The Aerial Screw
clipped from www.livescience.com
The Ideal City
clipped from www.livescience.com
The Self-Propelled Car
t's no Ferrari, but Da Vinci’s designs for a self-propelled vehicle were revolutionary for his day
clipped from www.livescience.com
Geologic Time
clipped from www.livescience.com
The Vitruvian Man
he’s now considered one of the most recognizable figures on earth.
 powered by clipmarksblog it

04 April 2007

ZORRO

Seorang pria berbaju serba hitam, memakai topi dan topeng yang juga hitam serta menunggang kuda hitam. Dia pandai menggunakan pedang dan cambuk. Ahli akrobat di atas kuda juga kalo gak salah. Dalam cerita asli, Zorro juga ahli menggunakan pistol, tapi entah kenapa kemudian dia jarang menggunakannya.

Siapakah Zorro sebenarnya?

Ia merupakan tokoh fiksi dari cerita serial bikinan Johnston McCully, yang dimuat majalah All-Story Weekly pada tahun 1919. Yang kemudian dibuat novelnya dengan judul The Mark of Zorro. Konon, cerita Zorro ini diinspirasi oleh novel roman karya Baroness Orczy yang berjudul "The Scarlet Pimpernel" tahun 1905.

Sejarah Zorro menurut Novel karangan Isabel Allende; Zorro lahir pada tahun 1790 di Upper California. Ayahnya adalah Captain Don Alejandro de la Vega dan ibunya seorang Indian bernama Toypurnia. Diego Junior (Zorro) dikirim ayahnya ke Spanyol (Barcelona) untuk bersekolah di sana, sebelum Prancis menjajah Spanyol.

Pada masa penjajahan pada tahun 1810, Diego jatuh cinta dan juga menjadi pejuang melawan penjajahan Prancis. Semasa ini, dia menimba banyak keahlian bertempur dan akrobat. Ia belajar main pedang dengan master pedang Spanyol senor Manuel Escalante.

Setelah Prancis dikalahkan, Diego kembali ke California, dan melanjutkan perjuangan melawan sang tirani Don Rafael Moncada, musuh bebuyutannya.

Supaya identitasnya tidak diketahui musuh-musuhnya, Diego menyamar dengan cara memakai topeng. Dalam perjuangannya, Diego dibantu oleh pembantu bisunya, Bernardo, dan tentu saja sang kuda, Tornado.

Kisah Zorro ini sendiri sudah difilmkan dengan judul yang sama dari generasi ke generasi. Termasuk dalam versi film kartun.

02 April 2007

PERDANA

Ini tulisan perdana pada fasilitas ngeblog lama. Buat apa sih? Sekedar bagi-bagi cerita aja, rasanya ga afdol kalo baru buka fasilitas tapi ga ada isinya, kan?

Barangkali hari ini adalah hari yang paling menyesakkan buat saya. Gak melakukan apa-apa atau nganggur jelas bukan tipikal saya yang ga bisa diem. Perusahaan sini keliatannya mo mati, soalnya ga ada yang datang lagi untuk menyerahkan project untuk kami garap.

Mungkin.. mungkin sudah saatnya saya untuk mencari lagi tempat dimana saya bisa melakukan sesuatu dan dibayar. Tidak cuman diam dan menunggu segalanya berakhir. Tapi saya harus melakukan apa kira-kira?

To lead a better life, I need my love to be here.
Here, making each day of the year,
Changing my life with a wave of her hand.
Nobody can deny that there’s something there.
- The Beatles ~ Here There and Everywhere -